Oleh: Gagas Pradani Nur Ilmawati

Tak terasa lebaran 1431 H ini udah selesai..

lega. sedih. syahdu. gugup.
well, well, itu yang aku rasain…
banyak pelajaran yang bisa diambil pasca lebaran ini.
yang paling berkesan itu yaa… seperti postingan aku sebelumnya..
tentang sejarah.
sebenernya yang menginspirasi dan menggugah aku untuk menulis jasmerah itu adalah suatu film yang baru-baru ini ada di bioskop 21 terutama. film ini buatan mas Hanung Bramantyo. Mengisahkan tentang perjuangan Kyiai Haji Ahmad Dahlan mendirikan suatu organisasi besar masa kini yaitu Muhammadiyah.
jujur. Melalui film ini saya jadi ngeh tentang kehidupan di masa lalu yang sebenernya terulang kembali di masa sekarang. Jadi sejarah itu sebenernya berulang. Yang ada di masa Ahmad Dahlan ketika itu pasti akan berulang lagi bagi orang yang menyadarinya.
di film itu banyak diberitakan berbagai pemikiran-pemikiran yang menurut saya agak berat dan mengandung filsafat yang lumayan lah yaa.. untuk bisa menghayati dan mengikuti dengan menyenangkan alur film itu. Karena di sini ditawarkan mengenai perubahan suatu pedoman pada suatu masyarakat yang kolot dan sangat memegang teguh keyakinannya. *walaupun memegang teguh keyakinan itu sangatlah baik
Perubahan ke arah kebaikan yang ditawarkan, sangat sulit diterima bagi mereka yang sudah tua dan memiliki keyakinan sejak dulu hingga umurnya ketika itu. Hanya mereka yang masih muda dan bersemangat berpikir dan mencari ilmulah yang dapat menerima *walupun juga tidak dengan mudah menerimanya dan kemudian mengikutinya.
Dari film ini seolah-olah dihadirkan semangat pembaharu Muhammadiyah yang sebenarnya.
Saya ini adalah murid Muhammadiyah. Saya dapat mengatakan hal itu karena sepanjang pendidikan SD saya, saya bersekolah di sekolah Muhammadiyah. Selain itu, masa-masa SMA saya, saya pun menghabiskannya di sekolah Muhammadiyah. Di sekolah-sekolah itu, saya selalu mendapatkan pelajaran Kemuhammadiyahan. Di pelajaran ini, kami, para murid Muhammadiiyah, diceritakan mengenai seluk beluk organisasi Muhammadiyah. Mulai dari arti organisasi, pendirian organisasi ini, tokoh-tokoh yang sangat mempengaruhi organisasi ini, AD-ART Muhammadiyah, sampai Mukatamar-Muktamar yang pernah diselenggarakan.
Kami harus hafal.
demi nilai yang baik.
yak. sekedar nilai.
yak. sekedar hafal.
saya sendiri tidak mengerti siapakah Ahmad Dahlan yang memiliki nama kecil Muhammad Darwis, yang menikah dengan Siti Walidah, yang pernah mengenyam pendidikan di Makkah selama 5 tahun, yang memiliki langgar sendiri yaitu langgar kidul, dan lain-lain yang baru saya ketahui dari film ini.
semangat beliau di awal pendirian Muhammadiyah.
saya tidak rasakan.
cita-cita beliau di awal pendirian Muhamadiyah.
saya tidak rasakan.
jadi apabila saya benar-benar harus terlibat di Majelis Tarjih Muhammadiyah, saya hanya dapat bekerja menurut cita-cita saya sendiri.
semangat itu.
semangat itu seharusnya juga sampai kepada saya.
supaya Muhammadiyah juga dapat berkibar dan dihormati seperti dulu.
pemudanya.
supaya semua pemudanya memiliki semangat seperti yang dimiliki pendirinya ketika umurnya sebaya dengan mereka.
AYO bangkitlah para Pemuda Muhammadiyah…
AYO BANGKITLAH PARA PEMUDA INDONESIA .
karena nasib suatu bangsa, ada di tangan pemudanya.
jangalah menjadi pemuda yang hanya pintar mengkritik.
bergeraklah.